Sudah Profesional Kah Kita?

Sudah Profesional Kah Kita?

Sudah Profesional kah kita?

Profesional. Mungkin sebagian orang yang mulai berkecimpung dengan pekerjaan yang melibatkan orang lain semisal tim, klien, atau dengan lawan kita dalam berkerja dan berkreasi  sudah nggak asing dengak kata ini. Lalu maksudnya profesional itu gimana ya?

Profesional

Ya kali misalnya kita kerja jadi fotografer, trus yang jadi modelnya mantan sama pasangannya di acara Pre Wedding. Ahak. Baper... baper deh. Tapi kan kudu profesional. Jepretin aja tuh mereka mesra-mesra, pegangan tangan, romantis dan bikin luka tersayat. Ouh...

Ntar liat aja, 
fotonya dikasih efect alay. 
Efect 360 mode on. 
kasih balon bertebaran,
burung berterbangan,
stiker kucing lewat...
Waks.

Jangan.. bukan gitu profesional itu ya. Hihi. Ya intinya tetap bekerja sesuai dengan tanggung jawabnya meski situasi dan kondisinya tidak memungkinkan atau bahkan merugikan kita sendiri. Misal, ada jadwal rapat dengan klien B, padahal ini lagi rapat sama klien A. 30 menit lagi kudu on time di sana. Ya gimana caranya rapat ini nggak molor, supaya kita berhasil tepat waktu ketemu klien B.

Profesional Dikejar Waktu

Atau lagi, kita sudah punya komitmen untuk menghasilkan sesuatu, entah jadi seller busana online shop besar maupun masih baru yang kudu sabar untuk meladeni ke-kepo-an buyer-nya. Atau juga kudu profesional ketika customer service kena marah-marah customer-nya. Dan masih banyak lagi contohnya. Pengen ngamuk sih, tapi kudu profesional. Susah nggak tuh!

Sulit Nggak Sih Jadi Profesional?

Sulit. Karena pasti kita mengorbankan sesuatu untuk hal yang sebenernya kita nggak pengenin. Ya kan? Misal kita laper banget di kantor tapi belum masuk jam makan siang. Ya kita kudu tahan, padahal udah pengen delivery Cheese Roll di Pizza Hut misalnya. *Duh, aku jadi pengen keju-keju.*

Mudah, jika kita sudah terbiasa. Maka biasakan supaya terasa mudah. :)

Profesional itu nggak melulu soal pekerjaan yang kerja di kantor, pake kemeja rapi. Profesinya dari segala bidang. Seni misalnya. Nah, ini ada contoh nyata yang bisa kita lihat. Ada girlband korea namanya GFRIEND. Kabarnya sih ini girlband baru yang baru debut di tahun 2015. Tahun kelahirannya mirip kaya adikku. Tahun 1997-1998-an gitu. Masih SMA.

Girlband GFRIEND

Nah, kemarin entah dari mana tiba-tiba aku nemu judul video di youtube "Kenapa Ya? Anggota Girlband Ini Jatuh 9 Kali Saat Pentas" Penasaran, aku coba nonton dong. Dan rupa-rupanya beneran terjatuh-jatuh. Terutama yang kakinya ada band atau lilitan kaus di dengkulnya.

Coba nonton dulu ya video di bawah ini:


Mungkin yang nggak bisa nonton videonya, bisa lihat cuplikan terjatuh yang sampe terjungkal pada gambar di bawah ini. Sebenernya ada 2 adegan lagi tapi cuma kepleset aja, nggak kelihatan banget kalau terjatuh.

GFRIEND yang terjatuh saat manggung

Mau ngetawain?

Nggak, aku bukan mau ngetawain. Juga nggak mau ngasihanin. Aku justru apresiasi... mereka cukup profesional. Harus lihat videonya sih supaya paham. Meski jatuh berkali-kali, mereka bangkit dan performanya terjaga. Nggak malu. Malah masih tersenyum dan berani melompat meski sebenernya mereka bisa nebak, "Pasti aku akan terjatuh lagi." Dan bisa disimak ketika mereka keluar panggung yang sering jatuh itu jalannya merunduk kesakitan.

Setelah diselidiki, rupanya lantai panggung basah. Sehingga licin. Rambut mereka juga basah. Tanda kalau abis ujan di panggung terbuka, soalnya lagi, MC-nya pake jas hujan gitu. Jadi bukan karena mereka nggak bisa menari.

Aku Bisa, Be Positive

Yang kubaca dari beberapa  media, setelah insiden itu, bukannya di-bully, dicemooh, diketawain, tapi justru girlband baru ini makin booming dan dikenal dengan baik. Apalagi lagu yang dinyanyikan juga bagus kok di lagu ini.

Dari situ kita bisa ambil nilai positif, bahwa pekerjaan itu pasti beresiko. Apapun bisa mengancam diri sendiri. Tapi karena komitmen untuk profesional, maka semua akan terasa puas ketika semua usai. Ya seperti girlband itu tadi. Mereka sudah membuktikan bahwa mereka profesional dan semesta mendukung untuk mereka, menyanjung dan mengapresiasi mereka.

Sudah Profesional Kah Kita?

Aku pribadi, belum. Masih terus belajar untuk profesional. Terutama dengan kerjasama tim di kantor. Suka gagal fokus karena banyak sekali pekerjaan yang harus dikerjakan. Atau bahkan profesional dalam memanagemen keuangan. Bagaimana mengatur uang tabungan, uang belanja sehari-hari maupun belanja busana wanita online, Masih suka campur-campur kebutuhan utama dan pelengkap.

Kendalanya biasanya sih seputar reward kerja yang mungkin nggak sesuai. Dan... malas. Malas mau nepatin janji, males memanajemen waktu, malas mau menata diri, malas memperbaiki kualitas diri, malas mau jalin kerjasama, malas mau move on dari mantan. *mantan lagi mantan lagi*... kita jadi nggak berkembang, nggak profesional.

Profesional dong, udah disakitin mantan ya udah, selesai! Jangan didekatin lagi kalau nggak mau disakitin lagi. Profesional dong! Hehe...

Baca Juga Mantan Oh Mantanku

Sudah Profesional Kah Kita?

Sumber Gambar: Freepik | Google


Previous
Next Post »

52 komentar

Write komentar
Thursday, 14 April 2016 at 06:21:00 GMT+7 delete

Tulisan yang mencerahkan. Mesti belajar dari girlband yang jatuh itu. Kegagalan dan ketidak-sempurnaan jadi awal untuk kesuksesan ke depannya.

Reply
avatar
Thursday, 14 April 2016 at 08:10:00 GMT+7 delete

wah tulisannya berkesan sekali.. saya juga masih banyak belajar profesional dalam bekerja,apalagi kerja dalam dunia online. banyak godaannya nona vindy. "disitu kadang saya merasa sedih" hehe

Reply
avatar
Wida Zee
AUTHOR
Thursday, 14 April 2016 at 09:10:00 GMT+7 delete

Tapi kenapa ya yang sering jatuh hanya dia aja yang ada tanda putih di kakinya lain tetap bisa menari dan menyanyi jadi kasian dan tetap bisa profesional di atas panggung.

Reply
avatar
Thursday, 14 April 2016 at 09:12:00 GMT+7 delete

Aku masih kurang profesional, contohnya aja masih suka ngaret. Susah banget mba Vindy buat jadi profesional..

Reply
avatar
Adi Febrian
AUTHOR
Thursday, 14 April 2016 at 09:51:00 GMT+7 delete

gue butuh banget nih wejangan gini, biar nyadarin diri sendiri. soalnya beberapa hari ini kayak lari dari tanggung jawab. padahal bnyk kerjaan yg dkt bnget sama deadline. tapi kok banyak bahas mantan nih si vindy?? gue kan jadi baper haha

Reply
avatar
Thursday, 14 April 2016 at 10:42:00 GMT+7 delete

Wah.. betul. Sudah profesional kah kita?
Ah aku bahkan gatau ada girlband yang bisa jatuh jatuhan gitu sampe 9 kali bok pas manggung.. ini berita viral kah kok aku ketinggalan?
Atau kak vindy ngasih contoh aja ?
Hebat ya ga di bully malah jadi booming.. coba kalau di indonesia

Reply
avatar
Thursday, 14 April 2016 at 14:22:00 GMT+7 delete

Wah itu anggotanya seumuran aku tuh kak, jadi ingin OTW ke Korea sekarang juga.

Jadi profesional itu susah ya, makanya ada kantor yang melarang sesama karyawan untuk menjalin hubungan. Entar pas berantem gara-gara sekantor jadi gak kerja deh keduanya.

Reply
avatar
Lastboy
AUTHOR
Thursday, 14 April 2016 at 15:14:00 GMT+7 delete

Terima kasih atas inspirasinya ... :)

Reply
avatar
Thursday, 14 April 2016 at 16:10:00 GMT+7 delete

Profesional itu sangat penting dalam kehidupan, terlebih jika kita sudah masuk ke dunia pekerjaan.
Sulit? Iyap saya setuju dengan statement di atas kalau profesional itu sulit karena pasti kita mengorbankan sesuatu untuk hal yang sebenernya kita nggak pengenin. Tapi semuanya sebenernya di lakukan dengan mudah, bila sudah terbiasa. Sulit itu hanya di awalnya saja.

Video diatas juga menginspirasi, dan bukan untuk di tertawakan. Bisa dilihat dari personil mereka yang tetap bangun lagi setelah terjatuh berkali-kali. Itu karena dia menjunjung tinggi ke-profesionalitas dalam pekerjaan dia.

Saya sendiri pun belum profesional, tapi sekarang lagi terus belajar bagaimana menjadi seorang yang profesional.

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Thursday, 14 April 2016 at 17:31:00 GMT+7 delete

Terima kaish Jejen :) Semoga kita bisa belajar profesional ya :D

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Thursday, 14 April 2016 at 18:01:00 GMT+7 delete

Iya, kemungkinan yang ada putihnya itu udah kesakitan, fisiknya udah mulai lemah. Jadi dia mudah nggak seimbang badannya.

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Thursday, 14 April 2016 at 18:02:00 GMT+7 delete

Iya, susah ya. Aku juga lagi belajar nih.

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Thursday, 14 April 2016 at 18:03:00 GMT+7 delete

Iya, aku juga banyak banget pekerjaan yan dempet sama deadline. Bikin gagal fokus.

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Thursday, 14 April 2016 at 18:04:00 GMT+7 delete

Kayanya sih bakal jadi viral. Aku aja nemu di beranda yutup. Biasanya kan muncul karena banyak yang nonton. Beuh kalau di indonesia.. hehe gatau deh

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Thursday, 14 April 2016 at 19:36:00 GMT+7 delete

Ciyee... seumuraann... Ya, biasanya melawan ego masing-masing :D

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Thursday, 14 April 2016 at 19:52:00 GMT+7 delete

setujuuuuu! Toos! Iya, video itu memang ada nilai positif yang bisa diambil.

Reply
avatar
Thursday, 14 April 2016 at 20:58:00 GMT+7 delete

Btw, itu kayaknya komentar haris kok dikacangin ya :D
Ayo Vin, profesional membalas kmentar meskipun (mungkin) ada masa lalu diantara kalian haha..

Kalo gue kadang males karena emang reward kerja yang nggak sesuai juga lingkungan kerja yang nggak asik ~
Jadi belum bener2 bisa profesional lah~

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Thursday, 14 April 2016 at 23:16:00 GMT+7 delete

Edotz tau aja...hahahaha... btw itu juga profesional, aku menempatkan diri untuk pegang komitmen stop untuk segala hal yang membuatku sakit hati dan kecewa berkali2. Wkwkwkwkw curcol deh.

Reply
avatar
Thursday, 14 April 2016 at 23:56:00 GMT+7 delete

vindy, tulisan kamu menarik ya..cuman sekedar saran untuk fontnya bisa di gedein dikit? soalnya berlawanan banget sama gambar yang besar ituu terlebih dari itu bagus, aku iri hahaha

jadi selamat belajar untuk menjadi profesional

kalau berbicara profesional saya sendiri belum bisa. karena profesional itu terdiri dari konsitensi, dedikasi dan mental hebat..

well, aku sendiri masih belajar untuk berdedikasi sama konsitensi jujur ini hal yang paling sulit dilakukan..

Reply
avatar
Akarui Cha
AUTHOR
Friday, 15 April 2016 at 16:17:00 GMT+7 delete

Profesional aja aku masih rada susah. Pekerjaanku yang dekat banget sama dunia digital dan social media yang maha luas ini, kadang bikin aku mau nangis kalo ngerjain kerjaan pas lagi liburan. Kadang juga aku egois dan lebih milih konsen sama hidup pribadiku. Tapi ya risiko sebenarnya, apalagi kerja untuk brand dan nge-handle social media-nya pula.

Emang butuh untuk ngalahin ego lebih banyak ya,Vind.

Reply
avatar
Friday, 15 April 2016 at 18:59:00 GMT+7 delete

gue rasa profesional itu harus dilatih, dan orang yang terlatih kayak girl band tadi adalah mereka yang berusaha terus lanjut perform walaupun sering jatuh.

kita juga bisa deh jadi profesional, dan kayaknya kita butuh orang yng profesional juga untuk bisa jadi orang yang profesional. selain itu latihan manajemen waktu itu berguna banget tuh

Reply
avatar
Rifqi Banyol
AUTHOR
Friday, 15 April 2016 at 19:47:00 GMT+7 delete

Profesional itu emang sulit bagi yg belum terbiasa. Maka dari itu profesional butuh latihan dan kerja keras. Dengan usaha yg sungguh2 gue yakin kita bisa bakalan profesional.
Jangan tanya orang lain kita udah profesional atau belum. Tanya lah pada hati kita.

Reply
avatar
Andrian Ryudo
AUTHOR
Saturday, 16 April 2016 at 07:07:00 GMT+7 delete

JAdi keinget waktu nonton konser, penyanyinya jatuh dan penonton tidak ada yang tertawaiin tapi tetap kasih dukungan, tapi memang benar setiap pekerjaan pasti ada resikonya

kalau bicara profesional itu yang bisa nilai sepertinya oang lain ya, tpi setidaknya jika mau di bilang profesional kerja ya taati aja peraturannya :D

Reply
avatar
Mas Darsono
AUTHOR
Saturday, 16 April 2016 at 08:49:00 GMT+7 delete

saya belon propesional... soalnya nulis komentar ini ketika lg bekerja di dunia offline :)

Reply
avatar
PIPIT
AUTHOR
Saturday, 16 April 2016 at 11:36:00 GMT+7 delete

Aku belom profesional vin, masih susah ngatur waktu, dateng ke kantor masih suka telat, masih susah ngatur uang dan mau nabung belum bisa bener, ah banyak lagi deh pokoknya. Tapi aku berusaha dan bakal belajar target utamaku ngatur keuangan biar g keteteran vid. Aku g mau hidup hedon sampe lupa g punya tabungan, oh no!

Reply
avatar
Sunday, 17 April 2016 at 19:12:00 GMT+7 delete

Gagal itu awal dari kesuksesan sih kalau kata orang XD

http://farrelandmerry.blogspot.co.id

Reply
avatar
Denada Intan
AUTHOR
Sunday, 17 April 2016 at 22:11:00 GMT+7 delete

Sebelum baca isinya, baca judulnya aja udah ngeh sih ini pasti ttg gfriend *radar kpop menyala* hahahaha
Btw, cerita menarik dr kejadian gfriend ini. Setelah video mereka jatuh jd viral, banyak senior mereka (baca: artis2 kpop yg lebih dulu debut sebelum gfriend) posting di sns mereka kalo mereka malu. Malu sama profesionalisme gfriend. Hebat :')

Reply
avatar
salaminzaghi
AUTHOR
Monday, 18 April 2016 at 15:10:00 GMT+7 delete

gw keknya masih kurang profesional, apalagi kalo mo janjian, gue suka nyuruh temen gue buat dateng cepet-cepet, sedangkan guenya masih molors :'D

Reply
avatar
indobotol
AUTHOR
Tuesday, 19 April 2016 at 07:43:00 GMT+7 delete

menjadi orang yang profesional memang sulit....
harus mengatur waktu dengan sebaik baiknya... terkadang saya aja masih acak acakan ngatur waktunya ... hufth :(

Reply
avatar
Tuesday, 19 April 2016 at 11:34:00 GMT+7 delete

kita harus profesional dan harus meningkatkannya
sampai saat ini saya masih belajar untuk profesional

Reply
avatar
wahyu yuwono
AUTHOR
Wednesday, 20 April 2016 at 01:14:00 GMT+7 delete

Aku masih jauh dari kata profesional.

Rasa malas selalu menjadi penghalang paling tebal ketika banyak rencana yang mau dilaksanakan. Sekarang lagi berusaha profesional di tempat kerja. Mengerjakan semua job desc yang udah di jelaskan.

Tapi tetap aja kadang malas itu datang dan akhirnya nunda.

Masih sulit banget profesional -_-

Reply
avatar
aisyah
AUTHOR
Thursday, 21 April 2016 at 08:00:00 GMT+7 delete

profesional sangat dituntut dalam bekerja, apalagi pekerjaannya banyak menargetkan hal2 tertentu,

hal yang paling mendaasar agar kita ttatp profesional adalah kemauan dan tanggung jawab yang tinggi

slaam kenal ya mbak vindy :)

Reply
avatar
Rohma azha
AUTHOR
Thursday, 21 April 2016 at 14:01:00 GMT+7 delete

jadi berkaca diri nih mbak :3
sepertinya daku juga blum bisa propesional :3

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Thursday, 21 April 2016 at 19:37:00 GMT+7 delete

Hehe, ini udah besar loh, masa terlalu kecil sih? :D Makasih yaa... Iya sama aku juga masih belajar untuk profesional nih...

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Thursday, 21 April 2016 at 19:38:00 GMT+7 delete

Iya, Cha.. kadang aku juga merasakan hal yang serupa. Kita memang kudu belajar profesional dikit-dikit.

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Thursday, 21 April 2016 at 19:39:00 GMT+7 delete

Iya setuju banget!!! Biar kita kerja enak, yang kerja sama dengan kita juga enak ya...

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Thursday, 21 April 2016 at 19:39:00 GMT+7 delete

Iya, kita tanya diri sendiri. :) semoga kita bisa yaa

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Thursday, 21 April 2016 at 19:40:00 GMT+7 delete

Iya juga ya.. orang lain yang bisa menilai. Tapi paling nggak untuk menjadi profesional kita harus memaksa diri sendiri untuk selalu disiplin. :)

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Thursday, 21 April 2016 at 19:41:00 GMT+7 delete

Naaah... sama hihi ini juga sambil ngantor wkwkwk...

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Thursday, 21 April 2016 at 19:42:00 GMT+7 delete

Iya Pit. Aku juga masih susah membagi waktu. Jadi tanggung jawabnya berantakan. Apalagi melibatkan orang lain. :( Kalau masuk kantor aku sudah terbiasa untuk tepat waktu atau sebelumnya. Soalnya itu berhubungan dengan tunjangan hahaha

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Thursday, 21 April 2016 at 19:43:00 GMT+7 delete

Iya, bener. Kita jadi tahu yang salah. :D

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Thursday, 21 April 2016 at 19:43:00 GMT+7 delete

Iyeaah.... hahaa... iya betul banget. Yang lain jadi introspeksi diri. Dan akhirnya merasa malu kalah dengan yang masih baru debut seperti GFRIEND.

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Thursday, 21 April 2016 at 19:44:00 GMT+7 delete

Jiaah.. bisa begitu ya? Jangan gitu dong, kasihan temannya >.<

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Thursday, 21 April 2016 at 19:45:00 GMT+7 delete

Iya aku juga nih. Mengerjakan pekerjaan kantor tepat waktu dan teliti. Hahaha iya nunda karena malas adalah penyakit.

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Thursday, 21 April 2016 at 19:48:00 GMT+7 delete

Salam kenal juga Aisyah!
Iya asal ada kemauan pasti semua berjalan dengan baik. Yuk kita berbenah diri ^^

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Thursday, 21 April 2016 at 19:49:00 GMT+7 delete

Iya, :( Aku juga belum profesional. Sama kita yaa..

Reply
avatar
Abang Genset
AUTHOR
Sunday, 15 May 2016 at 14:18:00 GMT+7 delete

tau diri ajalah saya mah ngaku belom propsional hehe

Reply
avatar
hidup mulia
AUTHOR
Friday, 20 May 2016 at 13:15:00 GMT+7 delete

hahaha, lucu sekali, kayaknya sepatunya gak sesuai dengan lantai panggung.

Reply
avatar
delia
AUTHOR
Thursday, 24 November 2016 at 19:54:00 GMT+7 delete

pembahasan yang menarik, bikin berfikir sejenak untuk introspeksi

Reply
avatar
Wednesday, 1 March 2017 at 09:18:00 GMT+7 delete

Kini dijaman yang super modern, lebih banyak orang tidak menghargai tentang waktu, terutama umat - umat islam, banyak sholatnya yang di tunda - tunda dan masih banyak lagi

Reply
avatar

Jejakkan komentar, saran, kritik, dan pertanyaan melalui Contact atau komentar di bawah ini. Gunakan komentar Facebook (di atas) jika ingin mendapat notifikasi balasan langsung dari Facebook. Atau bisa juga dengan akun Blog/Gmail.

Terima kasih berkenan membaca dan mampir di Vindy Pindy Mindy.
--- www.vindyputri.com ConversionConversion EmoticonEmoticon