Mumpung Belum ‘Kasep’ Beli Rumah Lewat SiKasep

sikasep-aplikasi-beli-rumah

“Jangan mikir lama-lama kalau mau beli rumah.
Mumpung durung kasep (sebelum menyesal).”

Begitulah petuah para orang tua untuk segera beli uang jika punya uang. Apalagi sudah berkeluarga seperti saya. Jika dipikir-pikir petuah orang tua memang benar. Alasan mengapa jangan menunda beli rumah adalah karena harga rumah tidak akan pernah turun, tetapi justru terus naik. Logikanya begitu. Tapi kondisi saat pandemi corona, punya uang cukup untuk bayar DP sih tak cukup. Apalagi beli rumah juga tidak main-main harus survei dan memastikan tidak ditipu sini, ditipu sana. Sehingga, perlu keluar rumah. Nah di situlah masalahnya, saat corona lebih memilih di rumah saja. Seperti saya lebih pilih di rumah, ketimbang keluar, apalagi punya anak yang usianya masih balita 13 bulan.

Pengalaman memilih dan mencari rumah untuk saya sih tidak ada. Karena alhamdulillah, suami sudah memiliki rumah sebelum menikah. Lewat cerita suami dan teman-teman kantor, memang mencari rumah itu tidak mudah. Tidak asal bayar, besok selesai.

 

Pastikan Surat Lengkap

“Kalau beli rumah itu pertama pastikan dulu surat-suratnya. Surat tanahnya itu SHM (Surat Hak Milik), AJB (Akta Jual Beli), atau HGB (Hak Guna Bangunan). Kalau HGB tidak punya hak atas tanah itu, biasanya tanah milik pemerintah. Paling enak ya beli yang sudah SHM,” kata suami.

 

Pemecahan Surat Tanah

Selanjutnya, jika memilih rumah di perumahan. Pertama jangan terburu-buru melihat bangunan dan model bangunan. “Model bangunan itu nomer sekian. Pastikan dulu, surat tanahnya. Apakah sudah dipecah atau belum,” ucap Suami.

Sebab, menurut pengalaman Suami, yang biasanya menghambat proses KPR itu turun adalah surat tanah perumahan itu belum dipecah-pecah sesuai dengan yang tipe rumah yang hendak di jual. Surat rumahnya belum dipecah akhirnya gagal beli rumah bersubsidi, juga pernah dialami teman satu kantor saya dulu. Namanya Reza panggilanya Cecep. Jika jadi beli rumah tersebut, sebenarnya saya dan teman bakal tetanggan.

 

Kasus Gagal Beli Rumah

Singkat cerita Cecep sudah DP rumah senilai Rp 30 juta di kawasan Kabupaten Jember – Jatim yang lokasinya dekat daerah kampus Universitas Jember dan Politeknik Negeri Jember. Sudah satu tahun lamanya Cecep membayar DP tapi tak kunjung realisasi bank. Akhirnya Cecep, frustasi tak kunjung ada kejelasan, apalagi sewa kontrakan rumahnya hampir habis. Tidak kunjung realisasi itu disebabkan surat rumahnya belum dipecah oleh developer. Cecep akhirnya minta kembali uang DP, tapi ujungnya developer juga masih menyicil uang DP tersebut.

DP bayar cash, eh dikembalikannya nyicil.

 

 

 

 

Solusi Dapatkan Rumah di Pandemi Corona

Lantas bagaimana mendapatkan rumah di tengah pandemi corona? Jika menunda beli rumah, harga rumah semakin naik. Jika beli rumah tidak survei detail, takut tertipu seperti Cecep. Tapi jika saya survei, takut karena Covid-19. Hmm serba repot, ya. Jawabannya dari kegalauan tersebut, ada di Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan disingkat SiKasep.

 

Apa Itu SiKasep?

SiKasep adalah sebuah aplikasi yang bisa didownload lewat Playstore secara gratis. Aplikasi tersebut menjembatani masyarakat yang ingin beli rumah subsidi tanpa keluar rumah, hingga mengakses perbankan yang dituju. Keyakinan saya beserta suami yang pengalaman, SiKasep bukan aplikasi abal-abal, bukan pula aplikasi yang mencari untung semata. Aplikasi ini dari pemerintah yaitu Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Kalau aplikasi dari pemerintah lansung, ya, terpercaya,” jelas Suami. Menurut Suami memang disaat corona seperti ini cocok beli rumah, sebab banyak developer menawarkan promo yang mengiurkan.

Aplikasi ini diluncurkan pemerintah pada Desember tahun 2019 dan mulai berlaku pada Januari 2020. Dikutip dari Website PPDPP (Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan) www.ppdpp.id berdasarkan data manajemen kontrol PPDPP hingga 4 April 2020 terdapat 8.782 lokasi perumahan dari 5.987 pengembang yang berasal dari 19 asosiasi perumahan tercantum pada aplikasi SiKasep.

 

data-sikasep

 

Pada waktu yang sama, PPDPP juga mencatat saat ini tercatat masyarakat yang telah menggunakan aplikasi SiKasep mencapai 170.782 pengguna terdaftar sebagai calon debitur, yang diantaranya sejumlah 55.702 pengguna dinyatakan lolos subsidi checking dan 54.266 pengguna sedang dalam tahap verifikasi oleh bank pelaksana. Data tersebut tiap harinya terus bertambah seiring dengan tingginya antusiasme terhadap masyarakat dalam mencari rumah.

 

Manfaat SiKasep

Bebas Pilih Bank Pelaksana

Selain mencari rumah yang diinginkannya, masyarakat juga dapat memilih bank pelaksana sekaligus secara leluasa. Tahun ini pemerintah bekerjasama dan menyediakan 37 bank pelaksana terdiri dari 10 bank nasional dan 27 Bank Pembangunan Daerah (BPD), baik konvensional maupun syariah pada aplikasi SiKasep.

Per tanggal 4 Mei 2020 pemerintah mencatat penyaluran FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) telah mencapai sebesar Rp.4,36 triliun untuk 43.282 unit rumah. Sehingga total penyaluran FLPP sejak tahun 2010 hingga per 4 Mei 2020 adalah sebesar Rp48,73 Triliun untuk 698.884 unit rumah.

 

Bantu MBR Punya Hunian Layak

Perumahan menjadi salah satu perhatian pemerintah, terutama untuk memastikan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memperoleh hunian yang layak. Bertolak dari 10 tahun yang lalu, tepatnya 15 Juli 2010, pemerintah membentuk Badan Layanan Umum PPDPP untuk menyalurkan FLPP.

Melalui FLPP, diharapkan MBR dapat membeli rumah pertamanya. Keunggulan program FLPP ini dapat memberikan pengaruh positif bagi perbankan dalam melakukan penurunan suku bunga. Melalui FLPP, angsuran yang dibebankan kepada MBR berupa suku bunga tetap dalam jangka waktu yang panjang hingga 20 tahun.

daftar-aplikasi-sikasep-beli-rumah

(Siapkan data KTP, NPWP, NO HP, Penghasilan perbulan, dan foto selfie)

 

Untuk Pantau Kebutuhan Hunian

Direktur Utama PPDP Arief Sabaruddin mengatakan, PPDPP menilai selama ini masih marak terjadi permasalahan seputar perumahan berdasarkan aduan yang diterima dari masyarakat. Permasalahan disinyalir dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dengan mengatasnamakan rumah subsidi dari pemerintah. Seperti rumah yang tidak memenuhi kriteria sesuai ketetapan pemerintah, penyalahgunaan data pribadi, dan lain sebagainya.

Sehingga, lewat SiKasep pemerintah lebih gampang memantau sebaran dan kebutuhan hunian bedasarkan data. Sehingga, depannya bisa jadi acuan dalam membuat suatu kebijakan. Hal ini juga untuk mengantisipasi over ketersediaan rumah yang dibangun di lokasi yang tidak sesuai dengan harapan MBR.

CARI-LOKASI-RUMAH-SEJAHTERA-IDAMAN-SI-KASEP-BELI-RUMAH

 

 

Data Real Time

Ketersediaan rumah yang disajikan aplikasi SiKasep diambil berdasarkan data yang diajukan oleh para pengembang rumah FLPP melalui aplikasi SiKumbang (SiKasep untuk Pengembang).

“Adapun data yang harus diisi oleh para pengembang bersifat real time (terkini), antara lain seperti data rumah yg sudah terjual, dibangun, dan siap dijual. Selain itu pengembang juga perlu untuk memperhatikan aspek hukum terkait pembangunan perumahan, seperti pemenuhan dokumen, asuransi, keterhunian, maupun kelengkapan rumah seperti listrik dan air bersih,” lanjutnya.

SiKasep mampu menjembatani masyarakat, pengembang, dan bank pelaksana dalam melakukan proses bisnisnya sebagai jawaban atas kebutuhan (demand) dan ketersediaan (supply) rumah. Bagi bank pelaksana, pemanfaatan host to host melalui aplikasi SiKasep tentunya dapat mempermudah proses verifikasi.

 

 

Jaminan Lolos Subsidi Checking

PPDPP menjamin proses verifikasi dalam tahapan hingga “lolos subsidi checking” dapat dilakukan sangat cepat, dikarenakan sudah terhubung langsung dengan Dukcapil Kementerian Dalam Negeri. Sedangkan waktu dan proses verifikasi kelayakan calon debitur terhadap bank pelaksana dikembalikan pada pihak bank pelaksana masing-masing.

Di sisi lain, bagi para pengembang perumahan selaku penyedia perumahan aplikasi SiKasep ini juga mampu mengurangi biaya operasional maupun efektifitas penjualan produknya.

CHECK-STATUS-PENGAJUAN-SI-KASEP-BELI-RUMAH

 

Selain itu, melalui aplikasi ini kita dimudahkan untuk menghitung simulasi KPR Sejahtera yang sesuai dengan kemampuan. Simulai diperkirakan dengan harga jual-beli saat ini. Tinggal kita masukkan saja nominal harga rumah dengan tenor berapa tahun juga perumpamaan uang muka di berapa persen yang akan dikeluarkan. Maka aplikasi akan memberikan kisaran harga angsuran per bulannya.

KALKULATOR-KPR-SEJAHTERA-SIKASEP-BELI-RUMAH

Bagaimana sudah jelas belum tentang SiKasep itu?

Jika sebelumnya sudah download SiKasep, jangan keburu frustasi karena tidak bisa mendaftarkan diri. Tapi cukup update atau diperbaruhui dulu aplikasi SiKasep di Playstore, ya. Lewat aplikasi SiKasep juga saya berikan informasi ke grup aktivis. Siapa tahu mereka masih kontrak rumah dan butuh rumah subsidi di tengah pandemi corona seperti ini.

share-kpr-sejahtera

Sumber Gambar: Dokumen Pribadi | Official Website PPDPP | Aplikasi SiKasep

404 total views, 1 views today

20 thoughts on “Mumpung Belum ‘Kasep’ Beli Rumah Lewat SiKasep

    1. Kalau harga sebenernya sih tetep tergantung developernya. Hehe, cuma kita diberi kemudahan untuk hunting rumah, terutama di masa pandemi ini 🙂

  1. Boleh juga nih dicoba untuk membeli rumah berikutnya hehehe. Waktu kita beli rumah yang sekarang tahun 2014 kita masih pakai cara konvensional. But I was happy because I got what I liked

  2. Kalau beli properti via aplikasi memang timbul keraguan ya. Tapi kalau aplikasi ini dikelola langsung oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pastinya sistem dan produk yang dijual sudah melewati sistem seleksi sehingga keamanannya terjamin dan produknya pun sudah memenuhi standar kualitas. Untuk aku yang masih berpenghasilan kecil punya keinginan punya rumah jd bisa terealisasi nih

  3. Ini aplikasinya sangat membantu sekali ya untuk yang ingin mencari rumah. Biasanyakan kalau mau lihat-lihat rumah harus didatengin dulu ke tempatnya, melihat kondisinya. Apalagi ini juga disediakan fitur pengajuan KPR ya jadi tambah gampang lagi untuk penghitungan biayanya.

  4. Beli rumah emang perlu pertimbangan yg matang ya Vind, meski nggak boleh “kasep” juga nanti menyesal hehe.
    Btw aplikasi ini bagus sih ya membantu buat orang2 yg mau punya rumah, ada simulasinya jg

  5. waa aku baru denger banget ini aplikasi si kasep ini, ternyata doi aplikasi buat beli rumah gitu yaa, unik banget ya ini namanya hihihi, ku jadi kepo ke aplikasinya deh hehe

  6. Waah seru banget mba kalau ada aplikasi yang makin bersahabat dengan rakyat ini, jadi merinding dengan era digitalisasi seperti sekarang ini.

  7. Makin hari makin canggih ya aplikasi. Aku baru tau ada aplikasi SiKasep ini, cocok banget untuk milenial yang pingin beli rumah tapi malas hunting keluar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.