Novel KEREN yang Kudu Jadi Film!

Monday, 22 April 2013

Novel KEREN yang Kudu Jadi Film!


Hai blogiest!
Setelah lama banget aku nggak blogging, sekarang waktunya aku bloging dengan ulasan mengenai novel yang aku suka banget dan aku pikir bagus kalau difilemin. ^^

Ada beberapa novel yang tuntas aku baca dengan penuh khidmat. Biasanya kalau aku sudah tuntas baca itu artinya aku tertarik banget sama alurnya, tokohnya, ide atau penasaran sebenarnya endingnya gimana sih?

Novel pertama yang ingin aku ulas adalah Novel yang memang pertama kali aku beli. Masih ingat banget aku, novel ini dibelikan oleh tanteku di Gramedia Malang.
Judul: Mandy (Misteri Wangi Magnolia)
Penulis: Kathrein Reiss
Penerbit: Khaifa


Sinopsis Mandy (Misteri Wangi Magnolia)
      Keluarkan!      Keluarkan aku dari sini!
      Mama, buka pintunya!
      Aku di loteng!
      Api di mana-mana, Ma!
      Aku janji tidak akan nakal lagi
      Tapi kumohon buka pintunya…      Panas!!
      Aku tidak mau mati di sini, Ma!
      Aku tidak akan pernah mau mati di sini,
      tidak sekarang, tidak kapan pun…
      
      Miranda menemukan rumah boneka yang merupakan miniatur tempat tinggalnya.  Anehnya, dari rumah boneka itu dia bisa melihat kisah-kisah masa lalu.  Keganjilan itu ternyata merasuki ibunya. Apa rumah boneka itu sedang  menyampaikan pesan? Atau kutukan? Cerita dari rumah boneka kian menegangkan.  Tapi Miranda tak ada waktu lagi, keluarganya terancam!

Satu kata buat novel ini, KEREN! Gimana nggak keren kalau seandainya kita bisa seperti Mandy dalam novel ini. Bisa melihat kehidupan keluarga yang sebelumnya yang pernah tinggal di rumah yang baru saja dihuni oleh Mandy. Awalnya Mandy nggak tahu apa maksud itu semua, tetapi ternyata dia memang benar-benar butuh replikasi rumah itu agar bisa tahu apa dan mengapa Ibunya selalu marah ketika wangi bunga magnolia tercium.

Wiiih..., bisa bayangin nggak novel fantasi ini bereformasi menjadi film? Soalnya novel ini sudah nggak dicetak lagi. Aku nggak bisa bayangin juga gimana editan digitalnya supaya bisa menceritakan kehidupan dalam replikasi rumah. Keren kan!!

Novel kedua sekaligus ketiga yang ingin kuulas adalah Novel Sheilla. Seri pertama dan kedua yang menjadi lanjutan dari novel pertama. Ini novelnya hasil pinjem tetangga hihihi... dia punya dua-duanya loh! Jadi kudu dibaca.
Judul: 1. Sheilla: Luka Hati Seorang Gadis Kecil
           2. Sheilla: Kenangan yang Hilang
Penulis: Torey Heyden
Penerbit: Qanita

Sinopsis:

Sheilla: Luka Hati Seorang Gadis Kecil

Sudah ada delapan murid berusia tak lebih dari 10 tahun di kelas itu. Seorang anak pernah dua kali mencoba bunuh diri, seorang anak buta, seorang lagi agresif, dua orang anak menderita autisme, seorang skizofrenia, seorang pernah mengalami penganiayaan fisik dan seksual, sedangkan yang terkahir menderita beragam fobia.

Bila Anda harus mengajar di kelas itu, bersediakah Anda, seperti Torey Hayden, menerima seorang murid lagi, seorang gadis berusia 6 tahun yang baru saja membakar anak lelaki berusia 3 tahun sampai nyaris mati? Gadis itu ber-IQ di atas 180, namun menderita problem emosional parah. Dia tak pernah menangis, baik di kala sedih, marah, maupun kesakitan. Dia juga agresif dan selalu membangkang. Mungkin karena sang ibu meninggalkannya di jalanan saat berusia 4 tahun. Mungkin karena ayahnya pemabuk dan tak mampu memberinya pengasuhan yang layak. Mungkin karena dia memang tak tahu bagaimana membuat orang lain mencintainya.

Menghadapi murid seistimewa ini, bekal sang guru hanyalah kesabaran dan kasih yang mendalam. Dalam buku ini, sang guru menuturkan pengalaman nyatanya berusaha menyentuh hati si gadis kecil dan memunculkan segala potensi yang dia miliki. Berhasilkah sang guru? Berhasilkah Sheila mengatasi segala kendala yang menghalanginya dan bertumbuh layaknya gadis kecil lain?

Sheilla: Kenangan yang Hilang
Gadis empat belas tahun itu bertubuh kurus, berambut keriting warna oranye menyala, dan bergaya ala punk. Bila Torey Hayden berpapasan dengannya di jalan, dia takkan pernah mengenalinya sebagai Sheila, gadis kecil cantik berambut pirang lurus yang dulu pernah menjadi muridnya. Tapi, itulah Sheila kini. Sheila remaja. Tujuh tahun setelah berpisah dengan Torey.

Dan Sheila yang sekarang, sama bermasalahnya dengan Sheila kecil yang tega membakar seorang anak lelaki berusia tiga tahun sampai nyaris mati.

Pilu melihat betapa kasih dan usahanya mengajarkan cinta kepada Sheila seolah tak berarti apa-apa, Torey tetap tak mau menyerah. Meski Sheila kembali menculik seorang anak lelaki, meski Sheila berkali-kali kabur darinya, meski Sheila masih menaruh dendam kepadanya, mseki Sheila tak mau mendengar kata-katanya. Akan berhasilkah Torey membantu Sheila bangkit dari lingkaran trauma?

Sinopsisnya keren nggak? Apalagi ceritanya! Itu ceritanya TRUE STORY loh! Hebat banget Torey Heyden menceritakan luka dalam yang biasa kita sebut trauma itu begitu terasa. Belum lagi si Torey Heyden membuat website khusus untuk menampilkan tulisan tangan asli milik Sheilla. Kalau ingin lihat, silakan ke link ini.

Jadi nggak bisa bayangin kalau dibuat film. pasti lebih terasa sekali sebab kan juga didukung oleh mimik pemain, bahkan juga suasana latar yang begitu nyata. Keren banget deh!


Tulisan ini diikutsertakan dalam giveaway:

 


2 comments :

  1. Sheila sudah ada filmnya, Vindy. Malah sempat diputar di SCTV juga :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar?
      Wah..., aku kok belum lihat :'(
      Makasih info-nya ya, indi. Aku hunting, ah! Aku dan kawanku suka banget kisah Sheilla ini. ^^

      Delete

Jejakkan komentar, saran, kritik, dan pertanyaan melalui Contact atau komentar di bawah ini. Gunakan komentar Facebook (di atas) jika ingin mendapat notifikasi balasan langsung dari Facebook. Atau bisa juga dengan akun Blog/Gmail.

Terima kasih berkenan membaca dan mampir di Vindy Pindy Mindy.
--- www.vindyputri.com