Aku Blogger yang Seperti Apa, Sih?

Aku Blogger yang Seperti Apa, Sih?


Semua bisa jadi blogger. Orang yang baru daftar blogger kemarin juga langsung percaya diri bilang ‘Aku sekarang blogger nih!’. Mantap soul. Oke sip. Itu jawaban nggak salah, karena faktanya emang punya blog. Entah diisi apa nggak blognya.

Padahal, para blogger yang sudah bertahun-tahun pun sebenernya bingung, ‘Layak nggak sih aku ini disebut blogger?’ Di tulisan #Ngobrolasik kali ini aku bakal kasih contoh yang aku pikirkan dan bagaimana aku mencari sesuatu yang berbeda untuk kebaikan blog kita. Oh, ada juga tips share postingan supaya tepat sasaran.

Baca Punya Mei Wulandari




Kalo Lo Gak Suka, Nggak Usah Baca

Menjadi blogger itu nggak sekedar punya blog bikin satu postingan trus udah, terus pengunjung bakal datang dengan sendirinya, gitu? Hellaaw.. nulis cuma 1 kali lalu viral? Waw, aku juga mau. Aku 10 tahun ngeblog, page one Google udah banyak, tapi viral belum. Pengen deh....

Blogger itu gampang-gampang susah. Dibilang gampang karena mau dibuat apa itu urusan kita pemilik akun. Diisi apa aja itu ‘terserah gue’, lalu muncul slogan andalan, ‘Kalo lo nggak suka tulisan gue, mending nggak usah baca tulisan gue.’ Wk. Repot dah kalau udah kena kalimat ini.

Kalau ngeblog itu dibilang sulit... 
iya banget!



Sulit cari karakter blog mau dibuat seperti apa. BRANDING! Sulit mau nulis pake sudut pandang apa, aku-kamu-kita atau lo-gue-gua atau saya-Anda? Sulit pilih template yang sesuai karakter. Gimana supaya blog ini ringan, nggak loading lama. Kontennya selalu menarik dinanti orang. Gimana supaya blog ini masuk di halaman pertama google, gimana supaya viral, gimana blog ini bisa jadi duit.

Okey, itu kejauhan. Minimal, sulit untuk konsisten.






Kekinian Tapi Berani Beda

Coba bagi teman-teman blogger yang aktif di tahun 2015-2017 ini apa yang bisa kalian lihat paling mencolok? Pengguna blogger melejit ya? Iya. 

Penulis buku juga mulai merambah blogging. Penulis yang move on dari ditolak penerbit mulai pakai blog untuk mencurahkan hasrat nulisnya. Semua berlomba-lomba bikin blog.

Dan yang paling sering kutemui di dua tahun terakhir adalah Ibu rumah tangga, Ibu karir, Mahmud alias mamah-mamah muda anak baru satu atau mamah-mamah tak lagi muda yang anaknya udah banyak. Mereka semua terjun ke blogging!

Hasilnya apa? 
Blog parenting di mana-mana....
(salah satu contoh berdasarkan lingkar pertemananku)

Dari yang belum punya niche (fokus) blog, langsung percaya diri bikin banner di blognya: “All about mom, kids, parenting and relationship”. Isinya bukan lagi macam artikel di portal berita yang kaku begitu. 

Isinya curhat...


Di saat si Gadis atau ehm... si single nulis curhat tentang relationship itu nggak laku karena “Nggak boleh pacaran, bolehnya langsung nikah”, di saat yang bersamaan pula pasangan yang udah meried... sangat gamblang cerita romantisnya dan harmonisnya keluarga kecil. 

Ibu/mamah mudah menang telak.
Bikin baper lagi.
Wk.

Yang single mah... cuma bisa gigit jari. Nggak bisa sesumbar itu nulis hubungan percintaannya. Orang belum tentu bisa memahami sebuah hubungan yang sedang dijalani menuju pelaminan. Jangankan ke pelaminan, lulus sekolah saja mungkin mereka belum. Jadi, bakal diragukan segala pemikirannya. Ah, masih anak kecil... belum nikah.


Lalu menurut teman-teman, 
Keseragaman niche blog mulai agak ngebosenin nggak sih?
Di sana curhat parenting...
Di sini juga...
Meski memang yaa... sharingnya itu berguna banget buat pelajaran...
buatku nanti kalau udah nikah


Cuma apa artinya blogging hanya untuk mereka yang sudah menikah? 
Apakah blogging hanya untuk mamah mamah muda?
(lagi-lagi, ini cuma contoh di lingkar pertemananku)


Pertanyaan itu sebenernya sudah pasti jawabannya nggak. Cuma kita jadi mikir, “Terus mau bikin apa dong? Kayanya si single nggak punya tempat nih! Dikuasai Parenting mulu.”

Sebenernya itu karena mainnya kurang jauh aja sih. Haha... seperti aku. #Gubrak!





Hibernasi Gara-Gara Blog Parenting di Mana-mana

Aku sempat pusing bingung depresi juga. Ini kenapa blogging dikuasai emak-emak semua, wey! Apa iya aku nulis sesuatu bakal dilihat? Kayanya nggak bakal menarik deh. Nulis judgemental juga ah... kaya emak-emak lainnya. Tapi apa iya bakal se-BOOM yang ditulis emak-emak?

Kenapa emak-emak selalu menang? 
Kenapaaa....?

Karena ya itu tadi... mainnya kurang jauh. Komunitas yang digabungin komunitas perempuan aja (karena aku perempuan). Iyalah didominasi emak-emak. Ingat tadi kubilang apa? Semua bisa jadi blogger. Cuma, papah-papah muda nggak serame mamah-mamah muda sih. Ada tapi nggak banyak. Mulai bermunculan satu persatu mengikuti keeksisan istri-istrinya. Karena dibalik papah blogger kece, ada mamah blogger yang kece juga.





Kalo Share Nanti Nggak Ada yang Baca

Sebenarnya sih, ada cara supaya tulisan kita dibaca tepat pada sasaran. Ini berlaku untuk siapa saja, si Single atau si Double.

πŸ‘“Ikutlah komunitas atau group yang beragam. Karena ada komunitas yang isinya perempuan mulu, kosmetik mulu, campur, pendidikan, kesehatan, dan lainnya.

πŸ‘“Jika kita suka nulis Teknologi, meski nggak ada Komunitas Blogger khusus Teknologi, ikut aja komunitas Teknologi (bukan blogger) yang paling aktif. Ketika kita sudah nulis, share ke sana. Nggak perlu berharap dapat komentar dari sana. Belum tentu mereka punya blogger. Tapi tulisan tepat sasaran. Atau kalau mau dapat komentar, kasih aja kolom komentar via Facebook. Aku yakin mereka semua punya. Kalau mau komen jadi lebih mudah. Bisa lanjut diskusi juga karena dapat notifikasi langsung ke Facebooknya. Cara pasangnya cari di Google ya >.<

πŸ‘“ Sharing di beberapa group komunitas juga ada caranya. Jangan dalam satu waktu dishare ke semua group. Kasih jeda. Misal di grouo A sekarang, group B share-nya 1 jam lagi gitu. Selain biar nggak dikira spam, masa share kita lebih panjang dan meraup banyak calon pembaca. Soalnya kadang temen yang sama, groupnya sama juga. 

πŸ‘“Share pada waktu Prime Time. Atau bisa lihat kebiasaan pengunjung masuk ke blog itu jam berapa saja. Misal statistikku begini. Yang melonjak tinggi adalah pukul 08.00 - 21.00 WIB. Aku bisa share di antara jam segitu.

πŸ‘“Atau juga bisa mengamati waktu share teman-teman di komunitas/group blogging. Jam berapa mereka rame share. Ya ikutlah share.

πŸ‘“Share di berbagai media sosial yang kita punya. Maksimalkan yang ada. Kalau mau di share ke twitter, manfaatkan hashtag yang sedang trending. Sematkan hastag itu di postingan kita. Nggak jamin banyak yang masuk, tapi ibarat kita lagi jualan, trus ada rame-rame di #sebelahkanan, ya kita ikut aja jualan di sana. Ilegal sih ya, makanya kudu paham etika share juga, spam-nya jangan kelewat. Sekali-kali waktu saja. Jangan setiap detik share twitter dengan kalimat yang sama pula... Di-suspend bisa-bisa.

πŸ‘“Main ke blog lain. Semakin sering main ke mereka, ya mereka jadi penasaran, siapa sih ini? Main deh ke blog kita. Meski paling-paling yang ngomentarin ya blogger-blogger itu sendiri.

Sejatinya pembaca adalah yang masuk tapi nggak komentar. Tapi kalau dikomentarin ya... seneng lah penulisnya haha...





Ibarat Saling Bersaing, Kamu punya Apa?

Ya, namanya juga berkarya. Kalau nggak unik dan beda, kita bakal dianggap sama saja. Nggak bakal ditunggu orang. Sama lah kaya punya bisnis jualan. Martabak sudah banyak di pasar. Tapi kalau kita mau jualan martabak baru, apa yang spesial?

Blogger lama pun kalau kalah kreatif bakal surut. 
Seperti aku hahahaha...



Blogger nggak cuma nulis doang kelar urusan. Yaaa kalau cuma nulis untuk diri sendiri dan untuk yang kebetulan mampir doang sih nggak masalah. Tapi bagi yang emang niat ngeblog sampai capek-capek bikin branding sih... urusannya juga nggak cuma nulis doang.




Blogger Itu Ribet

Nih ya, blogger itu ibarat penulis dan penerbit jadi satu. Dan di dalam penerbit itu masih ada editor, proof reader, ilustrator, photografer (kalo ada sih), keuangan yang kudu pinter ngatur kuota, tim riset sendiri, admin juga yang ngepublish, sekaligus ngeladenin/ngefilter komentar yang masuk. 

Ribet kan?

Masih kudu mikirin 'Apa yang beda' di blog ini. Apalagi kita lagi ada di mana tren Parenting merajalela, aku si single ini gimana bisa bertahan? Kita kudu beda dari keseragaman!

Coba pikir dan renungkan.





Vindy Apa Dong yang Beda?

Kalau kata rekan kolaborasi blog-ku sih, Vindy selain ngeblog juga bisa ngedance. Alamak, aku sendiri juga sebenarnya nggak yakin apakah itu bisa dijadikan karakter tambahan untuk blog ini. Yang pasti tampilan blog ini ku-branding warna warni. Aku berusaha menampilkan keceriaan. Tapi yang jelas, passionku selain menulis juga mengarang cerita dan suka menari.



Aku optimalkan dengan youtube yang lagi dipuncak masanya. Sayang rasanya kalo nggak dimanfaatin. Aku pakai youtube untuk ngisi konten review dipadu blog, kisah fiksi dengan video game The Sims, dan Dance Cover. Kadang di sana ya aku promosiin blogku. Dan itu nggak mudah. Itu capek! Dikira editing itu cuma 10 menit? Oh.. come on...

Ya aku coba tanya ke teman-teman deh sekarang, blogger sekaligus bikin cerita fiksi dari video game atau yang suka ngecover dance ada nggak? Kalau ada boleh kasih tau? Supaya aku bisa sharing ilmu sama dia. ^^

Atau pertanyaannya kuganti, 
"Apa kesan kalian melihat Blog Vindy Pindy Mindy?"





Kenapa Dance Cover?

Ada alasan kenapa aku suka joget-joget di video. Awalnya karena aku kurus. Iya itu alasan pertamaku. Lalu banyak artikel bilang, makan dan olahraga. Supaya ngunci jadi otot bukan lemak. Its mean, ngunci berat badan juga.

Aku diajakin Zumba tahun 2015. Lagi heeitzzz tuh Zumba. Tapi aku malu. Karena aku kurus. Nggak pede. 



Terus aku lihat sebuah lagu lucu banget. Jadi soundtrack anime yang aku tonton. Lagunya energic, dan aku puter berulang-ulang. Pas cari video klipnya, gerakannya lucu juga. Tiba-tiba ada yang nge-cover tuh lagu. Aku penasaran dan ngerasa kudu bisa tuh gerakan.

Sambil melatih daya ingat sekaligus konsentrasi. Pas itu aku kerja banyak salah mulu. Nggak fokus. Dan yaaa.... ini jadi solusi. Aku lebih bugar dan manfaat-manfaat tadi itu ngaruh banget.

Setelah itu....
Aku coba ngevideo-in. 
Banyak yang suka.
Banyak yang nungguin.
Aku juga penasaran gerakan lain.
Ditantang temen pas cover Pokemon.
Dihubungin managernya.
Kenalan sama yang nyipatin lagu.
Ditantang ulang pake lagu dia yang lain Om Telolet Om.
Banyak yang nonton.
Subscribe nambah terus.
Berlanjut deh sampai sekarang diselang-seling dengan video lain

Gitu....

Dari situ aku ikat para pembaca baik yang single atau yang sudah double melihat karyaku baik di video dan Blogging tentunya. Dari blog aku bisa dapat penonton youtube, di youtube bisa dapat pembaca juga.

Jadi mereka yang masuk blog ini nggak cuma lihat tulisan aja, ada hiburan lain kalau teman-teman lihat sidebar di kanan FIND ME ON YOUTUBE.





Aku blogger Nge-youtube Ikut-ikutan?

Nggak. Aku nge-youtube udah ada setahun lebih, bikinnya udah 2010. Isinya juga bukan vlog. Dan kebanyakan blogger-youtube itu beauty blog/vloger sih. Aku mah bukan beauty blogger/vloger. Aku si pengarang kisah #MUKIDI pakai The Sims, yang suka Nge-cover dance, Review produk sekali-sekali, sekaligus Blogger. 

BOOM!

Aku mulai yakinin diri sendiri bahwa aku single dan nggak akan tergerus dengan tren brand parenting. Semoga menjadi angin segar dari kejenuhan parenting blogger yang banyak bertebaran di mana-mana. 

Dan PR banget buat para parenting blogger nih, 
buatlah blog menjadi lebih unik mengerucut. 

Kawan kolaborasi blog-ku, Mei Wulandari ini blogger parenting yang juga guru dan selalu mengasah skill nya di dunia lomba blog. Jangan remehin pemenang lomba meski di blog. Aku aja ikut lomba nggak pernah menang. Hahaaaaa.. artinya tulisannya istimewa. Aku salut banget!
Aku pengen kaya dia, tapi kok susah ya... :(

Tulisan tentang sekolah juga dikupas habis sama Mei. Tapi cara dia ngejelasin juga seru. Kisah unik murid-muridnya dioptimalkan dan tulisan itu jadi hidup. Yang baca jadi ikut kebawa dan tahu ternyata kehidupan sekolah tuh begini loh... Nilai plus untuk blog milik Mei. Apalagi dia guru di sekolah swasta, which is, aku lebih suka sekolah swasta ketimbang negeri. *padahal aku anak sekolah negeri

Dan kunicnya konsisten.
Bisa konsisten?
Aku juga masih berlajar konsisten. Blogger lapuk masih labil nulis blognya. Mood-mood-an. Ya abisnya... kerjaan dunia maya numpuk, di rumah selalu ngantuk. Aku milih bubuk... Hehe

Percayalah, sebuah tulisan pasti akan punya jodoh pembacanya sendiri-sendiri.

Siap menghadapi kenyataan?
Cari hal yang unik untuk blogmu
Jika ingin bertahan di dunia blogging...

Sumber Gambar: 
Freepik


Previous
Next Post »

25 komentar

Write komentar
Friday, 24 February 2017 at 12:47:00 GMT+7 delete

Vindy ini juga salah satu blogger favorite aku krena rajin nulisnya (at least lbh rajin dan semangat dri pda aku) dn ouhya skill lain yg jarang dmiliki blogger lain yaitu dance. Hehehe..dan yg aku suka dri blog kmu itu ada ilustrasinya..aku tu mengidamkan postingan aku bsa ad ilustrasinyabbgtu jdi yg baca bsa lbh tertariiiik...tapi cara bkinnya gimana vin??? Hiks.
Semoga ke depannya bsa makin gemilang dan traffic bsa makin berkembang yaaakkk..branding emang perlu sih ya untuk membedakan kita dengan jutaan blogger lainnya!

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Friday, 24 February 2017 at 12:52:00 GMT+7 delete

Ilustrasi nggak harus bisa bikin sendiri kok. Asal bisa ngolahnya. :D kalau ada waktu banyak sih aku bikin sendiri. :D

Makasih ya... padahal aku udah agak jarang nulis. Tuntutan pekerjaan dunia nyata sebenernya. Semoga aku makin pinter atur manajemen waktu hiks.

Reply
avatar
Friday, 24 February 2017 at 15:47:00 GMT+7 delete

Paling penting emang branding dulu sih ya. Kayak contohnya aku nih (promosi hehe), branding dengan nama anak hedon, soalnya konten blog aku isinya lifestyle anak muda jaman sekarang (walau masih didominasi dengan konten makanan). Paitnya sih, ya dipandang sebelah mata, dibilang sombong lah, dibilang hedon lah (karena namanya anak hedon), padahal aslinya saya gak se-hedon itu. Pakai nama hedon cuma sekedar branding aja, soalnya sekarang nama banyak dicomot orang akhirnya krisis nama deh. Kalo soal ngeblog itu ribet. Iya bener banget. Nyiptain konten yang menarik itu beneran susah lho. Saya juga ngerasa setiap konten yang saya publish masih kurang maksimal, saya kecewa sendiri. Tapi memang kemampuan saya masih disitu, makanya saya lagi banyakin nulis biar makin terasah buat bikin konten yg menarik

Reply
avatar
Ade anita
AUTHOR
Friday, 24 February 2017 at 21:42:00 GMT+7 delete

Tapi aku perhatiin, kalo kita mengunjungi komunitas yg bukan komunitas emak2 maka kita bakalan tau deh blogger muda yg lucu lucu dan ceplas ceplos..nah, buat lingkaran dengan nebeng lingkaran pertemanan mereka aja.

Reply
avatar
Isnanur Utami
AUTHOR
Saturday, 25 February 2017 at 07:53:00 GMT+7 delete

Pada awalnya kalo aku, ngeblog itu cuma pengen menyalurkan isi hati dan pikiran lewat tulisan. Lalu post, udah. Masih belum mikirin harus dapet views berapa, harus niche yang seperti apa biar blognya bisa dikenal orang, brandingnya seperti apa, dll. Bahkan sekarang masih belum kepikiran untuk itu. Padahal udah bikin blognya lama banget. Harus banyak belajar dari empunya blog sih memang. Salah satunya di blog nya kak Vindy..

Reply
avatar
khairul Leon
AUTHOR
Saturday, 25 February 2017 at 10:03:00 GMT+7 delete

iay teh vindy sekarang emang banyak banget blog emak-emak.
itulah sebabnya aku ga mau gabung group emak-emak *loh

kalo tentang ngeblog,
sebetulnya aku sudah lama punya blog.
tapi baru paham dunai perbloggeran baru tahun kemarin.
ternyata blog itu tidak sesederhana yang aku pikirkan teh.
blogger itu luas,
makin luas makin banyak saingan,
dan yap, punya cirikhas yang unik adalah jawaban supaya kita tetep eksis ngeblog di antara blog emak-emak *loh

Reply
avatar
Saturday, 25 February 2017 at 10:20:00 GMT+7 delete

waduh terharu aku. haha
nona vindy ini emang multi talent,dan itu jadi bahan buat nulis konten menurut aku. yang aku lihat selama ini sih nona vindy gak banyak curhat,kontennya berisi terus hehe

Reply
avatar
Lia Lathifa
AUTHOR
Saturday, 25 February 2017 at 19:55:00 GMT+7 delete

duh kesentil nih, aku blm memantapkan diri dan blm konsisten nulis sejak ada bayi, dan sempet melempem gak pede krn semakin byk blogger parenting yg baru hihi

Reply
avatar
Peri Hutan
AUTHOR
Saturday, 25 February 2017 at 23:13:00 GMT+7 delete

Iya, konsisten perlu banget, bisa tenggelam dengan blog lainnya, hihihi. Sebenernya g masalah juga kalau 'saingan' banyak, dibawa santai aja, ingat tujuan utama ngeblog, dan ada manfaat juga kalau banyak blog dengan Niche yg sama, jadi tambah referensi πŸ˜€

Reply
avatar
Felic Licia
AUTHOR
Tuesday, 28 February 2017 at 11:47:00 GMT+7 delete

Iya..
Gua ngerasa ngeblog itu perlu banget konsistensi dan kreatifitas..
Kita musti kreatif..
Tapi kita juga harus menjaga personal branding..

Ada yang mikir kalo blogging itu cuma sebatas post kalo lagi pengen doang..
padahal enggak..
Ada waktu dimana kita kehilangan ide dan musti mempertahankan konsistensi, baik waktu ngeupdatenya maupun kualitas artikel..
Dan musti diakui itu sama sekali enggak mudah..

Anyway..
kakak ngeblognya udah lama juga yah..
10 tahun bah..
wow..

Thanks yah buat artikelnya..
Sebenernya mind opening banget sih..

Reply
avatar
Wednesday, 1 March 2017 at 10:03:00 GMT+7 delete

Wahhh gue malah gak tahu kalo trend blog mulai 2015-2017 ini soal parenting. Mungkin karena circlenya beda kali ya, jadi nggak ngerasain dampaknya.

Yang paling penting dipikirin sih emang soal branding itu. Kalo branding udah nemu apa, mau diapa2in biasanya udah gampang. Anjer sotoy amat gue eheheh.

Reply
avatar
Adi Febrian
AUTHOR
Friday, 3 March 2017 at 07:12:00 GMT+7 delete

Baru tau kalau parenting lagi musimnya hehe. mungkin belum konsisten banget ya nge-blog saya nya. jadi iri aja sama lu vin hhehe.

Reply
avatar
Kresnoadi DH
AUTHOR
Friday, 3 March 2017 at 19:25:00 GMT+7 delete

Waah lengkap banget nih kak ulasaannya. Gue malah baru tahu kalo kebanyakan parenting. Mungkin karena ya emang kebanyakan yang punya emak-emak kali yaa. Heheheh. Kalo blog gue apa dooong? *tring terbang ke bunderan indonesia*

Reply
avatar
Saturday, 4 March 2017 at 10:48:00 GMT+7 delete

Blogger yg ngedance, Hehehe...

Kalau menilai diri sendiri memang susah ya, yang penting nulis yg bener aja, siapa tahu bisa jadi manfaat buat pembaca :)

Reply
avatar
Agnesiarezita
AUTHOR
Saturday, 4 March 2017 at 14:49:00 GMT+7 delete

Yeaaaah, selesai baca. Panjang ya fiyuh. lalu aku termenung *genre blogku apa yak .__. semua muanya aku tulis mah, masuk aja kan sedih. hah yasudahlah, aku yakin buat ilustrasi di post ini lebih lama dripada nulisnya yakaaaan :D

Reply
avatar
Saturday, 4 March 2017 at 22:51:00 GMT+7 delete

Iya juga sih... jadi baru nyadar kalo tren niche blog sekarang itu salah satunya parenting. Di lingkaran blogwalkingku juga banyak mama muda hahaha.

Dan bener... setiap blog pasti punya pembacanya sendiri, nggak usah ikut-ikutan yang lain. Yang penting tetep konsisten update.

btw, aku juga lebih suka sekolah swasta padahal ngajarnya di negeri wkwkwk

Reply
avatar
Amanda Ratih
AUTHOR
Sunday, 5 March 2017 at 18:22:00 GMT+7 delete

Buset si Vindy, wkwk.. Gue ngeblog dari 2009, soo.. Isinya nggak parenting amat dong secara gue masih jomblo. Mulai fokus ngeblog ya 2 tahun terakhir, tapi perasaan isi blog gue kebanyakan traveling, parenting mah dikit. Apa atuh orangtua masih suka ngomel nulis2 parenting wkwk

Reply
avatar
Sunday, 5 March 2017 at 22:25:00 GMT+7 delete

Wuiii keren kak tulisannya

Cocok sama akuuu, tapi yang yutup enggak sih πŸ˜†


Kak vindy blogger jember kah?

Reply
avatar
Ristin
AUTHOR
Monday, 6 March 2017 at 06:13:00 GMT+7 delete

Blogger memang banyak emak2 ya.. Nah yg belum nikah, blm jadi emak,bikin komunitas jg.. Kreatifitas anak2 muda kadang bikin semangat.. Tulis hal2 yg bermanfaat, tebarkan kebaikan.. Nah.. Saya sendiri jg bingung blogger apa saya ini? Makin jarang bw, makin jarang share, makin jarang update.. Kalah sm rutinitas offline hahahhaha...

Reply
avatar
Mei Wulandari
AUTHOR
Monday, 6 March 2017 at 09:00:00 GMT+7 delete

Vindy kan emang blogger yg unik hahahaha
jago ngedance dan nggambar uh yeeeh

Reply
avatar
Jogja Post
AUTHOR
Saturday, 11 March 2017 at 10:28:00 GMT+7 delete

haha moderator comment. Sukses selalu mbak :D

Reply
avatar
How Haw
AUTHOR
Wednesday, 3 May 2017 at 21:50:00 GMT+7 delete

aku nyampe ke blog ini juga karena promo yang di yutub. suka ama cerita mukidinya, trus ada alamat blognya, ya dikunjungi. penasaran aja ama jalan pemikiran dan ide orang yg bikin cerita mukidi yg pas aku tonton kayak lagi baca komik dancow dulu. bukan tentang ceritanya, tapi menariknya. dulu komik dancow itu menarik banget soalnya xD

Reply
avatar
Nofantoro
AUTHOR
Thursday, 18 May 2017 at 12:38:00 GMT+7 delete

Blogger yang fleksibel dengan seiring bergantinya trend,

Reply
avatar
abahadil
AUTHOR
Saturday, 10 June 2017 at 21:50:00 GMT+7 delete

Vindy kan emang blogger yg unik hahahaha
jago ngedance dan nggambar uh yeeeh

Reply
avatar
Rizki Rivaldi
AUTHOR
Monday, 12 June 2017 at 21:46:00 GMT+7 delete

Aku dari SMP suka ngeblog, tapi gak tau caranya ngasilin duit mbak. Wkwkwk. Miris ya?

Reply
avatar

Jejakkan komentar, saran, kritik, dan pertanyaan melalui Contact atau komentar di bawah ini. Gunakan komentar Facebook (di atas) jika ingin mendapat notifikasi balasan langsung dari Facebook. Atau bisa juga dengan akun Blog/Gmail.

Terima kasih berkenan membaca dan mampir di Vindy Pindy Mindy.
--- www.vindyputri.com ConversionConversion EmoticonEmoticon