Ngapain Pakai Me Time Segala, Sih?

Ngapain Pakai Me Time Segala, Sih?


Satu bulan penuh aku kosong nggak nulis apa-apa di blog. Mungkin yang biasa main ke sini jadi heran, mana nih Vindy yang biasa nulis blog, bikin cover dance, atau bikin video gaming The Sims? Kok menghilang? Orangnya masih hidup nggak sih?

Ya, masih hidup, 
tapi semangatnya lagi mati.

Selain karena jenuh, kesibukan full dari akhir Desember 2016 menjelang tahun baru hingga akhir Januari 2017 aku sibuk mulu. Dari mulai kudu garap rapelan tugas kawan kantor yang cuti seminggu, persiapan berangkat ke luar negeri, dua minggu di luar negeri, tidur kurang, sakit, hingga pulangnya nggak berhenti menerima tamu di rumah.

Baca juga punya Mei Wulandari
Kenapa Saya Butuh Me Time?

Pola makan nggak aturan, maag kambuh, hingga rasanya pengen tiduuuuur mulu. Kalau ada kasur atau bantal, rasanya pengen rebahan gitu. Ada gaya magnet yang sangat besar, jadi badan ini pengennya bobokan mulu.





Nggak Pernah Me Time, Kurang Piknik

Mulai dari sakit kepala, nggak bisa tidur, stress, uring-uringan nggak jelas, ngerasa ngantuk padahal sudah tidur, atau apalah keluhan jenuh yang kita rasain itu bakal terus-terusan muncul. Selain itu, kerjaan kita jadi nggak maksimal. Nyaris nggak dikerjakan malah.



Parahnya lagi, otak ini kadang nggak bisa bedain mana yang bener mana yang salah. Jamannya HOAX gini, entar yang ada keikut arus. Soalnya kurang piknik, mainnya kurang jauh alias dirinya lagi nggak bahagia. Lagi stress. Pikirannya negatif terus. 

Coba, kapan terakhir kita tertawa bahagia 
atau tidur dengan nyenyak?





Me Time

Dari kata Me dan Time. Aku dan Waktu. Artinya waktu buat aku seorang diri. Bayangin 7 hari 24 jam kita beraktifitas, cari uang terus, atau yang suka kegiatan sosial, tiada henti berhubungan dengan banyak orang,

Sekalipun Big BOSS yang kerjanya cuma tanda tangan doang, tiap hari tanda tangan mulu. Dan itu semua bisa berhenti ketika jam tidur. Tujuh hari tuh nonstop. Selalu ada pekerjaan dan kegiatan lain.



Lama-lama kepala berasap, siap meledak. Belum lagi organ dalam tubuh meronta-ronta. Jangan dikira fisik luar kelihatan kencang karena masih muda. Bisa jadi di dalamnya udah kembang kempis. Biasanya yang perempuan tuh, mensnya nggak teratur, jerawat di mana-mana, hingga kulit kusam.






Aku Butuh Me Time

Rasanya aku butuh me time. Meski sebenernya pintu deadline itu makin terlihat menganga besar karena aku berjalan semakin dekat. 

Pernah aku paksa dan ingin segera kerjakan kewajiban dulu baru den leha-leha. Tapi nyatanya malah nggak bisa ngerjain apa-apa. Bingung harus mulai dari mana. Kerjakan A, kepikiran B yang juga belum dikerjakan. Mau kerjain B, tapi A bentar lagi udah kudu dikumpulin. Makin ruwet, naluri akhirnya milih, nggak dikerjakan dua-duanya.

Makin nggak dapat apa-apa. Astaga...
Trus lihat kasur...
Bobok aja lebih enak.



Tapi siapa sangka, 'bobok aja' tuh ternyata juga nggak bisa nyenyak. Kata siapa orang yang lagi sibuk tidurnya lebih nyenyak? Realitanya, ketika kerja kepikiran kasur, ketika udah di kasur kepikiran kerjaan. Rasanya... 

Pengen kabur...





Kabur...!

Iya, aku memutuskan untuk kabur. Kabur dari rutinitas. Dan aku niatin kabur seperti niat lupain sakit hati. Niat nggak mau sentuh kerjaan, nggak mikirin deadline, nggak mikir prospek, konsep, ah apalah itu.

Baca Juga Mengapa Ada Patah Hati

Aku milih kabur jalan-jalan, heppi-heppi, belanja, makan enak sama temen, baca komik, baca novel, majalah, nonton film, bahkan nontonin iklan juga aku ladenin. Pokoknya nggak ada hubungannya sama kerjaan.



Itu yang aku lakuin beberapa hari bisa 1-2 minggu kalau bisa. Aku lakuin itu semua sampai bosan. Lakuin sampai rasanya kembali rindu dengan pekerjaan sehari-hari. Dan sampai tabungan mulai cukup terkuras. 





Ngapain Pakai 'Me Time' Segala, Sih?

Biasanya Me Time itu akrab dengan mahmud-pahmud kekinian. Kemudian mereka baca ini sambil berkata, "Situ kan masih belum berumah tangga, sibuk apa sih?? Nih... ibu rumah tangga nih.... kerjaan rumah belum kelar... anak rewel, belum belanja dan lainnya. Paling-paling, Me Time-nya si Single ngehamburin duit." 



Hm..., anak SD kelar ujian juga butuh keles, yang namanya Me Time. Misal dia hobi menggambar, ya dia butuh waktu relaksasi otak dengan warna-warni spidol. Sesuatu yang membuatnya santai dan nyaman menjadi diri sendiri.






Me Time Ngehambur-hamburin Duit!

Okey, aku single, belum punya tanggungan bayik. Aku bekerja dan gaji masih untuk diri sendiri. Ya sekarang kita kerja untuk apa? Salah satunya untuk tabungan masa depan, kan? Kalau seandainya minggu depan kita jenuh, duit yang dikumpulin kemarin apa nggak boleh direncanain sedikit buat Me Time di minggu depan? 

Eh, minggu depan termasuk masa depan kan?



Nggak usah mikir susah sih. Intinya tubuh dan pikiran butuh refreshing. Dan segala apapun pakai uang. Me Time baca buku ya pakai duit. Ke perpus? Pakai kendaraan, beli bensin atau bayar angkot ya pakai duit. Yang gratis kalau jalan kaki. Tapi entar haus, beli air mineral. Sama aja.

Kembali lagi, kita kerja buat sengsara atau memang untuk rencana sejahtera




Jangan Pelit Sama Diri Sendiri

Me Time untuk semua baik yang belum kerja atau yang sudah punya anak. Kemarin ada komentar di postingan berita yang isinya Syahrini lagi foto pakai payung bawa tas Hermes-nya yang dibungkus plastik. Beritanya di sini. Kata yang komen, "Masih banyak di luar sana yang serba kekurangan bahkan untuk makan aja nggak ada, artis yang satu ini isinya cuma pamer aja bisanya."


Well..., Syahrini bekerja dipanggil sana sini karena fenomenalnya, lalu dia perawatan, jalan-jalan, pakai tas mahal, mungkin itu wujud Me Time-nya kali ya. Perkara itu mahal, ya urusan dia. Duitnya juga nggak bakal abis. Toh, aku yakin Syahrini pasti bersedekah berapapun nominalnya, dan dia juga nggak perlu pamerin sedekah berapa ke siapa. Dan yang komen juga nggak perlu tahu, supaya nggak makin dinyinyirin lagi karena sedekahnya kurang banyak dan dia belum kebagian. 

Ini kenapa malah bahas Syahrini?


Kakekku berpesan, "Kalau punya uang, makan yang banyak."
Papaku juga berpesan, "Kalau punya uang, makan yang enak-enak."
Kesimpulannya, kalau punya uang, makan yang enak-enak dan banyak.

Kalau punya uang.

Kalau nggak punya uang, makan biasa asal nikmat dan pas ngunyah nggak mikirin deadline sih... Me Time tetap berasa. Atau cuma tiduran tapi nyenyak sampai bosen tidur juga berasa Me Time.



Me Time Anti Jebol Kantong

Yang namannya memanjakan diri atau memberi hadiah pada diri sendiri itu pasti identik dengan ngeluarin duit. Tapi yang nggak punya duit juga tetap bisa memanjakan diri kok. Lumrahnya kita bakal cari sesuatu yang berbeda yang nggak kita punya atau nggak biasa digunakan sehari-hari. Maka yang perlu diperhatiin supaya pas lagi mantjah-mantjah ria kantongnya nggak jebol adalah:




1. Budget
Sesuaikan lah sama duit yang kita punya. Jangan sampai kita duitnya pas-pasan, pengen makan di restoran yang harga satu porsinya aja kudu ngejual cincin batu akik.... Jangan...


2. Cari dan Tentukan Waktu
Me Time enaknya kalau suasananya sepi dan kondusif untuk relax. Kalau emang mau ke tempat relaksasi, cari waktu yang sekiranya nggak ramai pengunjung. Supaya kita bisa benar-benar relax. Kalau bisa, booking tempat jauh-jauh hari. Atau misal lagi di rumah pengen sekedar berlama-lama di kamar mandi untuk luluran, cari waktu pas lagi nggak ada acara di rumah atau nggak ada tamu.


3. List Apa yang Kita Mau
Tulis apa saja yang ingin kita lakukan ketika punya waktu untuk diri sendiri. Boleh satu kegiatan Me Time atau lebih asal waktu dan diutnya cukup. Waks. Misal trip ke luar kota, keliling mall sampai capek, berlama-lama ke salon, bahkan cuma menyendiri di kamar sehari penuh juga sah-sah aja.


4. Me Time Nggak Selalu Sendirian
Bisa loh kita berencana ajak satu atau beberapa kawan. Intinya sih tujuan relaksasi diri sendiri itu berhasil meski dilakukan bersama. Misal ke salon bareng, ke pantai bareng, dll. Kalau bareng-bareng, biasanya entar urusan duit bisa patungan jadi lebih hemat.


5. Patuh dengan Janji Diri Sendiri
Jangan karena judulnya Me Time, jadi seenaknya sendiri nggak tau waktu. Tetap batasi diri supaya tidak jadi terlena. Keasyikan nge-mall, sampai belanjanya over budget. Kelamaan menyendiri, jadi baper. Kan jadi susah move on-nya.





Ngapain aku lakuin Me Time karena artinya aku sayang dengan diriku sendiri. Memanjakan diri tidak selalui berarti 'manja' yang menyebalkan. Nggak dilakuin setiap hari juga. Ini soal kebutuhan jiwa, raga dan pikiran.

Di saat me time kita juga bisa introspeksi diri. Sekalipun hanya satu hari yang kita punya, asal berkualitas, maka energi akan penuh dan kita bisa lebih berkonsentrasi di rutinitas esok hari. Syaraf dan otot mengendur. Pusing berkurang. Kita jadi lebih mudah membuat skala prioritas pada tugas dengan tenang tanpa terburu-buru. So..., siap untuk hadapi deadline...!

Menurutmu, kamu sudah butuh Me Time belum, sih?
Tapi..., jangan kelamaan me time-nya, ya... 
hihi...


Sumber Gambar: Freepik


Previous
Next Post »

23 komentar

Write komentar
Audia Azani
AUTHOR
Tuesday, 7 February 2017 at 09:27:00 GMT+7 delete

Me time malah aku jadiin hobi mbak wkwk. Malah lebih perlu social time.

Reply
avatar
Tuesday, 7 February 2017 at 10:36:00 GMT+7 delete

Me time aku itu nyaris tiap minggu, Kak Vin. Ngumpul bareng cewek-cewek, beli lipstick baru, jajan es krim, oalaah udah happy. Kalo me time yg sendirian biasanya aku nonton drakor & baca buku. Wiss segeer udahnya. :D

Reply
avatar
Tian Lustiana
AUTHOR
Tuesday, 7 February 2017 at 11:08:00 GMT+7 delete

Me time untukn saya, untuk menjaga kewarasan berdamai dengan diri sendiri

Reply
avatar
haqi
AUTHOR
Tuesday, 7 February 2017 at 11:24:00 GMT+7 delete

me time sangat perlu untuk para istri untuk menyendiri...

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Tuesday, 7 February 2017 at 11:32:00 GMT+7 delete

Sebenernya, buat para suami juga perlu sih :D

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Tuesday, 7 February 2017 at 11:36:00 GMT+7 delete

Nah iya, minimal refreshing lah ya...

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Tuesday, 7 February 2017 at 12:13:00 GMT+7 delete

Iya, usahain sih memang kita sudah menjadwalkan waktu sendiri secara berkala. :D

Reply
avatar
Tuesday, 7 February 2017 at 13:35:00 GMT+7 delete

Setujuuuu, semua orang butuh me time. AKu kalau kurang me time kerasa banget dari segi mood, semangat, sampai kerjaan. Walaupun masih single, tapi tekanan kerjaan dan beban lainnya suka bikin kepala pusing tujuh keliling, me time itu surga hihi

Reply
avatar
fika anaira
AUTHOR
Tuesday, 7 February 2017 at 14:56:00 GMT+7 delete

andai bisa me time seperti syahrini, pasti awet muda ya

Reply
avatar
Annisa
AUTHOR
Tuesday, 7 February 2017 at 14:56:00 GMT+7 delete

Aku setuju banget mbak. Kalau udah sibuk, itu pasti butuh me time banget deh. Kalau ga ada me time setelah kesibukan, pasti ga bisa naik mood dan semangatnya saat mau mulai lagi kerjaan. Hehehhe. Me time buat aku sih cukup santai di rumah sambil baca buku terus nikmatin lagu, dengan catatan gak ada yang ngeganggu. Hehehe

Reply
avatar
Tuesday, 7 February 2017 at 21:29:00 GMT+7 delete

Sebagai seorang pelajar sepertinya aku nggk ada waktu buat me time karena setiap hari sekolah terus. Dan aku bentar lagi mau LUN, doakan aku kak supaya lancar jaya berhasil.....hehe

Reply
avatar
sesil
AUTHOR
Tuesday, 7 February 2017 at 23:59:00 GMT+7 delete

Bisa tidur siang nyenyak dan bangun siang. My me time is as simple as that. Wkwkwk

Reply
avatar
Andi Nugraha
AUTHOR
Wednesday, 8 February 2017 at 00:51:00 GMT+7 delete

Me time, bagiku sangat perlu. Sekalipun refresing. Dan me time juga bisa dilakukan mulai dari yang simpel-simpel.

Ehh, kenapa bawa syahrini ya..wkwk
Sejutu sama sarannya, kalau punya uang tak apalah beli makan-makanan yang enak, toh habis juga buat beli makanan, kita bisa merasakannya.heheSDKL=

Reply
avatar
Wednesday, 8 February 2017 at 05:43:00 GMT+7 delete

Ketika masih sendiri pun butuh me time juga kan ya, kadang-kadang mentang-mentang sendiri dan selo nih, segalanya aja dikerjain. Ada kerjaan ini dilakuin, ada projek di sana diiyain, akhirnya jadi sibuk sendiri gak ada waktu buat istirahat. Padahal kata kak Vindy tadi kalau Me Time bisa bikin kita fresh lagi, lebih bersemangat lagi, recharge energy gitu lah xD. Emang sih gak perlu tiap hari, tapi sama seperti hp, ada kalanya lowbat dan harus dicharge, walaupun jaman sekarang udah ada powerbank, ada kalanya powerbank dayanya juga habis dan perlu diisi kan?

Reply
avatar
Mei Wulandari
AUTHOR
Wednesday, 8 February 2017 at 08:43:00 GMT+7 delete

Toss lah kita Vind, meskipun km masih single, menghargai dan memanjakan diri itu pnting yaaa, makanya jangan pelit2 kalu buat me time (asal nggak keseringan juga sih hehehe)

kayaknya kita perlu ketemu dan me time bareng ahsek

Reply
avatar
Dewi Elsawati
AUTHOR
Wednesday, 8 February 2017 at 11:05:00 GMT+7 delete

buat saya me time itu berarti makanan enak dan kosmetik. ketika makan makanan enak dikunyah lama-lama dan produk kecantikan bertambah. sesuatu banget.

Reply
avatar
aseh prakoso
AUTHOR
Wednesday, 8 February 2017 at 11:05:00 GMT+7 delete

me timeee,, me time paling enak itu pas habis gajian, apalagi gajian pas sebelum week end itu asli enak banget, kalau aku sih biasanya me time sebulan sekali, kalau keseringan ntar namanya buka me time lagi kali yak wkwkwk. Bener me time ga harus selalu sendiri, aku sendiri kalau mau refreshing lbh suka bareng2 sm temen karena ya itu biar bisa patungan bensin :p

Reply
avatar
Wednesday, 8 February 2017 at 13:29:00 GMT+7 delete

justru kalo saya me time itu penting mbak untuk kesejahteraan.. hihi

Reply
avatar
Saturday, 11 February 2017 at 08:42:00 GMT+7 delete

Me-Time emang salah satu kegiatan yang perlu dilakuin untuk menyegarkan tubuh dan pikiran, sehingga bisa kembali beraktivitas menjalani segala kewajiban. Dan, di blog ini gue rasa udah detail banget ngejelasin tentang berbagai Me-Time yang bisa dilakuin, jadi tinggal milih sesuai dengan kebutuhan. Kalau gue, lebih suka menonton film atau membaca buku untuk Me-Time.

Reply
avatar
modelina
AUTHOR
Monday, 13 February 2017 at 10:38:00 GMT+7 delete

memang me time itu sangat dibutuhkan biar enggak gampang stress. Orang yang sering stress maka umurnya enggak lama wkwk

Reply
avatar
Friday, 17 February 2017 at 10:28:00 GMT+7 delete

Semua umat manusia butuh me time vin. Biar refres pikirannya, biar ga negatif terus pikirannya, rilex dan shantai..

Reply
avatar
Jordan Elang
AUTHOR
Saturday, 4 March 2017 at 20:56:00 GMT+7 delete

Iya sih, emang konsep Me Time itu bagi tiap orang berbeda-beda. Biasanya me time ya identik dengan menyalurkan hobi nya itu.
Ahh~ dan gue mungkin juga gue butuh me time untuk pekan ini.

Reply
avatar
Elina
AUTHOR
Friday, 21 April 2017 at 09:31:00 GMT+7 delete

Kalo saya me time-nya justru lebih suka di rumah mbak. Soalnya saya males kalo keluar rumah hehehe

Reply
avatar

Jejakkan komentar, saran, kritik, dan pertanyaan melalui Contact atau komentar di bawah ini. Gunakan komentar Facebook (di atas) jika ingin mendapat notifikasi balasan langsung dari Facebook. Atau bisa juga dengan akun Blog/Gmail.

Terima kasih berkenan membaca dan mampir di Vindy Pindy Mindy.
--- www.vindyputri.com ConversionConversion EmoticonEmoticon