REVIEW Damoe Withening Skincare

REVIEW Damoe Withening Skincare


Yang kenal aku di dunia nyata maupun yang kenal di Sosial media seperti IG & Facebook, pasti tahu aku sering ngeluh jerawatan trus bekasnya bikin emosi. Baru 1-2 bulan terakhir aku sadar, yang bikin aku jerawatan itu makan telur. Padahal dulu nggak ada masalah.

Entah hormon di tubuhku berubah atau emang telor jaman now yang berubah kandungannya. Ini juga dialami Vindy yang lain. Alias Ini Vindy MUA juga ngalamin yang sama. Abis makan telor, jerawatan gede-gede. Pas itu kami sama-sama curhat tentang telor. Hiks!

Sebenernya bukan jerawatnya yang aku nggak suka sih. Jerawat itu bisa dikatakan bagus, karena salah satu mengeluarkan metabolisme ya dari pori-pori kulit. Cuma ya itu... bekasnya itu loh bikin emosi dan badmood. Nggak pede juga.

By the way, jerawatku ini tipe bruntusan. Kalau pun gede biasanya cuma jerawat yang kaya nggak jadi tumbuh, merah, dan sakit kalo dipegang. 

Ke klinik kecantikan dapat resep untuk nyembuhin jerawat mulu, tapi nggak dapat resep pencerahan. Mana bekasnya makin lama makin banyak lagi. Huh!

Trus aku berkesempatan nyobain skincare DAMOE nih. Yuk! Kita ulas!




Damoe Withening

Damoe ini semua sudah ber BPOM. Jadi aku nggak ragu ketika harus coba ini. Nah yang kucoba skincare yang fokus ke pencerahan. Isinya ada 4 step yaitu:
- Facial Wash 60 ml
- Toner 60 ml
- Krim pagi
- Krim Malam

Semua item yang aku coba ini punya kesamaan. Wanginya seperti ginseng. Tapi pas diaplikasiin aja. Setelah itu nggak wangi ginsengnya. Harum seperti bunga. Suka deh!



Sekarang yuk simak review-ku masing-masing di antaranya. Ohya, karena aku coba yang ukuran travel size, jadi kecil-kecil bentuknya.



Facial Wash Damoe

Warna sabunnya pink ke-oren-oren-an. Teksturnya cair jadi ketika ngeluarin dari botol mungilnya kudu hati-hati. Supaya nggak kebanyakan. Soalnya sedikit aja udah bisa berbusa lumayan banyak loh. Tutupnya juga jenis flip-top. Jadi cairannya kalau mau dikeluaskan harus dipencet sedikit baru deh keluar. Nah, rasanya abis pakai ini tuh ngerasa bersih dan nggak bikin kering.






Toner Damoe

Bentuk kemasannya hampir mirip dengan Facial wash. Kalau Facial wash gambar pitanya warna pink. Sedangkan yang toner warna hijau. Jangan terbalik ya :) Sedangkan warna isinya lebih pink syantik.

Nah toner ini dipakai setelah bersihin wajah pakai facial wash. Caranya cukup dituang ke kapas, trus ditap-tap ke wajah. Jangan digosokm btw. Cara yang benar itu ditap-tap. Biasanya kalau diusap itu malah bikin kusam. Abis pakai ini rasanya lembuuut banget. Dan udah siap dipakein nutrisi seperti krim malam/pagi.







Krim Pagi & Malam Damoe

Beda kemasannya, kalau pagi gambar pitanya kuning, sedangkan yang malam warna biru. Dua-duanya enak dipake. Nggak bikin lengket di wajah. Secara ya, namanya krim biasanya lengket. Kalau malam jadi nggak enak bobok, kalau siang jadi gerah. Apalagi aku yang nggak suka pakai bedak. Jadi ngerasa berat buanget. Tapi punya Damoe enggak lengket sama sekali.

SERIUS!
Cepet banget nyerapnya.


Nah, khusus yang pagi itu teksturnya mirip foundation (alas bedak) kalo kataku. Warnanya kuning langsat. Pakenya kudu tipis kalau nggak pengen kelihatan belang. Caraku sih ya dipakein per daerah-daerah. Misalnya pipi dulu diratain, trus dahi, hidung, dagu, dan leher. 


Awal pakai sih nggak ada keluhan kecuali adaptasi sama warna krim paginya. Nah, aku nggak timpa pakai bedak lagi. Jadinya agak kering di beberapa lepitan kulit seperti hidung dan pinggir bibir. Jadi aku akalin pakai moisturaizer/pelembab Skin Aqua. Baru setelah meresap, aku timpa dengan krim pagi ini. Beres, nggak kering lagi.


Kalau aku sih nggak pake bedak lagi ya, tapi ini makin bagus kalau ditimpa bedak, biar natural finishingnya. Belum coba juga ditimpa dengan bedak. Cuma aku pribadi masih belum siap jadi jerawat, secara pori-poriku besar huhu. 

Sedangkan yang Krim Malam, enak aja gitu dipakenya. Dia warnanya putih tapi nggak bikin wajah white cast gitu. Seperti nggak pakai apa-apa. 





14 Hari Pakai Damoe

Aku sudah pakai ini selama kurang lebih 14 hari. Hasilnya di aku lumayan. Jadi bersih sih, yang mudah terlihat itu nggak kusam. Lihat perbedaanya di bawah ini. Pori-pori masih kelihatan besar sih, hehe... tapi paling nggak tone warnany agak naik sedikit.


Tapi syukur meski pakai krim mirip alas bedak, warnanya tetap natural. Lihat deh, sama kan antara kulit wajah yang pakai Krim Pagi dengan kulit tanganku. Kulitku yang kombinasi ini kalau dipakai beraktivitas agak berminyak sedikit. Nah, pas pakai krim pagi, jatuhnya glowing gitu. Trus noda-noda bekas jerawat kan ketutup tuh sama krim paginya yang kaya alas bedak, masa temenku bilang gini pas rapat pagi:
Mbak, wajahmu kelihatan cerah ya... 
Akunya happy! Hahahaa...!!!


Gimana, udah syantik belum?
^^

----

Damoe Withening Skincare

Facebook: Damoebeauty
Instagram: @damoebeauty

Atau ke:
Online Shop via Shopee:


Previous
Next Post »

6 komentar

Write komentar
Anisa AE
AUTHOR
Monday, 23 April 2018 at 12:36:00 GMT+7 delete

Jadi lebih glowing gitu ya kulit wajahnya, wah bagus banget.

Reply
avatar
Tuesday, 24 April 2018 at 08:59:00 GMT+7 delete

Cepat juga ya hasilnya bisa kelihatan cuma dalam 2 minggu. Dan kayaknya aku juga harus hati-hati sama telur deh 😅

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Tuesday, 24 April 2018 at 14:27:00 GMT+7 delete

Iyaaa hahaha.. jadi ngerasa terawat gitu wajahnya. Hihii

Reply
avatar
Vindy Putri
AUTHOR
Tuesday, 24 April 2018 at 14:27:00 GMT+7 delete

Iya, jadi nggak kusam. Bukan putih ya... ^^

Reply
avatar
Tira Soekardi
AUTHOR
Wednesday, 25 April 2018 at 02:46:00 GMT+7 delete

pakai ah, biar kulitku memutih dan cerah

Reply
avatar

Jejakkan komentar, saran, kritik, dan pertanyaan melalui Contact atau komentar di bawah ini. Gunakan komentar Facebook (di atas) jika ingin mendapat notifikasi balasan langsung dari Facebook. Atau bisa juga dengan akun Blog/Gmail.

Terima kasih berkenan membaca dan mampir di Vindy Pindy Mindy.
--- www.vindyputri.com ConversionConversion EmoticonEmoticon